Rekonstruksi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini melalui Filosofi Jouer dalam Model Pembelajaran Atelier

Authors

  • Latifatul Khasanah Universitas Cendekia Abditama, Tangerang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59001/pjier.v4i1.829

Keywords:

atelier, bermain, filsafat jouer, Pendidikan Anak Usia Dini, pendidikan karakter

Abstract

Early Childhood Education (ECE) practices in Indonesia face challenges due to the dominance of an academic paradigm that emphasizes premature literacy and numeracy skills, potentially overlooking the essence of play as a medium for character formation. This article aims to offer a perspective on reconstructing character education through the integration of the jouer philosophy within the Atelier learning model. The study employs a literature review combined with critical reflection on early childhood education practices in Belgium. The analysis shows that within Atelier pedagogy, character formation develops through trajectories of play—jouer pour jouer, jouer pour imiter et s’exprimer, jouer pour construire, and jouer avec des règles—which nurture values such as independence, empathy, creativity, responsibility, and intrinsic discipline. This model also transforms the role of educators into facilitators who design the learning environment as a “third teacher.” In the Indonesian context, opportunities for adaptation are open through the use of loose parts from local materials and the development of project-based learning that utilizes the surrounding environment. This approach suggests that character education in early childhood becomes more effective when play is positioned as a meaningful and contextual learning experience.

Praktik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia menghadapi tantangan berupa dominasi paradigma akademik yang menekankan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara prematur sehingga berpotensi mengabaikan hakikat bermain sebagai medium pembentukan karakter anak. Artikel ini bertujuan untuk menawarkan perspektif mengenai rekonstruksi pendidikan karakter melalui integrasi filosofi jouer dalam model pembelajaran Atelier. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka disertai refleksi kritis terhadap praktik pendidikan anak usia dini di Belgia. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam pedagogi Atelier, pembentukan karakter berkembang melalui trajektori bermain—jouer pour jouer, jouer pour imiter et s’exprimer, jouer pour construire, dan jouer avec des règles—yang menumbuhkan nilai kemandirian, empati, kreativitas, tanggung jawab, dan disiplin intrinsik. Model ini juga mentransformasi peran pendidik menjadi fasilitator yang merancang lingkungan belajar sebagai “guru ketiga”. Dalam konteks Indonesia, peluang adaptasi terbuka melalui pemanfaatan loose parts dari bahan lokal serta pengembangan pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan lingkungan sekitar. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter pada anak usia dini lebih efektif ketika bermain ditempatkan sebagai pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual.

References

Ali, N. B. V., Karwono, Tedjawati, & Listiawati, N. (2020). Persepsi Masyarakat terhadap Sekolah yang Dianggap Favorit. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Amsari, D., Wahyuni, E., & Fadhilaturrahmi, F. (2024). The Social Learning Theory Albert Bandura for Elementary School Students. Jurnal Basicedu, 8(2), 1654–1662. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7247

Asiah, N. (2018). Pembelajaran Calistung Pendidikan Anak Usia Dini dan Ujian Masuk Calistung Sekolah Dasar di Bandar Lampung. Terampil: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 5(1). https://doi.org/10.24042/terampil.v5i1.2746

Caratù, M. (2020, Agustus 7). Reggio Emilia Approach, un metodo educativo nato in Italia e diventato globale. Diambil 9 Maret 2026, dari Orizzonte Scuola Notizie website: https://www.orizzontescuola.it/reggio-emilia-approach-un-metodo-educativo-nato-in-italia-e-diventato-globale/

Dewi, P. Y. A., & Indrayani, L. (2021). Persepsi Orang Tua Siswa Terhadap Biaya Pendidikan. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 9(1), 69–78. https://doi.org/10.23887/ekuitas.v9i1.27034

Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (2011). The Hundred Languages of Children: The Reggio Emilia Experience in Transformation. Third Edition. Dalam Praeger. Santa Barbara: Praeger.

Farikhah, S., & Ariestina, H. (2020). Menelisik Kurikulum PAUD: Kajian Fenomenologis Terhadap Kecenderungan Belajar Calistung Anak Usia Dini. Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 77–94. https://doi.org/10.18860/preschool.v1i2.9058

Faure, P. J.-C. (2012, Oktober 13). Joyeux anniversaire Pauline-Kergomard ! Diambil 9 Maret 2026, dari SudOuest.fr website: https://www.sudouest.fr/gironde/sainte-foy-la-grande/joyeux-anniversaire-pauline-kergomard-9163891.php

Hasanah, R., & Latif, M. A. (2019). Implementasi Model Pembelajaran BCCT (Beyond Centers And Circle Times) dan Model Pembelajaran Konsiderasi di TK Khalifah Baciro Kota Yogyakarta. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 2(2), 184–199. https://doi.org/10.23971/mdr.v2i2.1538

Hasbi, M., & Wahyuningsih, S. (2020). Pentingnya Bermain bagiAnak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diambil dari https://repositori.kemendikdasmen.go.id/18552/1/Pentingnya%20Bermain%20bagi%20Usia%20Dini%20(4).pdf

Julaiha, S., & Malik, L. R. (2024). Implementasi Metode Pembelajaran Beyond Center and Circle Times (BCCT) di RA Al-Huda Kota Samarinda Dengan Metode Rolling Sentra: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Dan Pembelajaran, 9(1), 57–64. https://doi.org/10.21462/educasia.v9i1.257

Khasanah, L. (2023). Generasi Emas Anak Usia Dini: Belajar Pembelajaran Karakter dari Belgia. Malang: Pustaka Peradaban.

KLA Schools. (2026). The Atelier—A Unique Artistic Expression for Children. Diambil 7 Maret 2026, dari KLA Schools website: https://www.klaschools.com/insights/the-atelier-a-unique-artistic-expression-for-children

Manullang, B. (2013). Grand Desain Pendidikan Karakter Generasi Emas 2045. Jurnal Pendidikan Karakter. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1283

Mukhlisin, M. (2019). Pengembangan Theory Of Mind Melalui Bermain Dalam Membangun Karakter Anak Usia Prasekolah. Jurnal Kajian Agama Hukum Dan Pendidikan Islam (KAHPI), 1(1), 14–29. https://doi.org/10.32493/kahpi.v1i1.p14-29.2906

paud.id. (2025, April 10). Reggio Emilia, Montessori, dan Pembelajaran Mendalam. Diambil 10 Maret 2026, dari PAUD JATENG website: https://www.paud.id/reggio-emilia-montessori-dan-pembelajaran-mendalam/

Paudpedia. (2023, Februari 16). Calistung Tidak Boleh Jadi Syarat Masuk SD, Ditjen PAUD Dikdasmen Terbitkan Surat Edaran Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal. Diambil 7 Maret 2026, dari Paudpedia.kemendikdasmen.go.id website: https://paudpedia.kemendikdasmen.go.id/kabar-paud/berita/calistung-tidak-boleh-jadi-syarat-masuk-sd-ditjen-paud-dikdasmen-terbitkan-surat-edaran-penguatan-transisi-paud-ke-sd-kelas-awal?do=MTQ0Ny1iODc5MDYyNQ%3D%3D&ix=MTEtYmJkNjQ3YzA%3D

Piaget, & Jean. (2013). Play, Dreams And Imitation In Childhood. London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315009698

Plaisance, E. (2001). KERGOMARD (Geneviève et Alain). – Pauline Kergomard. Histoire de l’éducation, (89), 182–183. https://doi.org/10.4000/histoire-education.882

Rizzolatti, G., & Craighero, L. (2004). The Mirror-Neuron System. Annual Review of Neuroscience, 27(Volume 27, 2004), 169–192. https://doi.org/10.1146/annurev.neuro.27.070203.144230

Smilansky, S. (1968). The effects of sociodramatic play on disadvantaged preschool children (hlm. x, 164). Oxford, England: John Wiley & Sons.

Strong-Wilson, T., & Ellis, J. (2007). Children and Place: Reggio Emilia’s Environment As Third Teacher. Theory Into Practice, 46(1), 40–47. https://doi.org/10.1080/00405840709336547

Sutarjo, S. (2023). Mengoptimalisasikan Pendidikan Karakter Siswa sebagai Fondasi Kebangkitan Generasi Emas 2045. Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (JKIP), 1(4), 257–262. https://doi.org/10.61116/jkip.v1i4.187

World Economic Forum. (2019, Oktober 8). Global Competitiveness Index (GCI) 4.0. Diambil 7 Maret 2026, dari World Bank Data360 website: https://data360.worldbank.org/en/dataset/WEF_GCI

Yufiarti, & Chandrawati, T. (2022). Profesionalitas Guru Pendidikan Anak Usia Dini (2 ed.). Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Downloads

Published

27-02-2026

Issue

Section

Articles